
Pekanbaru – Mengawali Tahun Pelajaran 2026/2027, sekolah-sekolah di lingkungan Yayasan Prayoga Riau menyelenggarakan Perayaan Ekaristi Pembukaan Tahun Ajaran Baru di masing-masing sekolah atau koordinatorat. Perayaan ini menjadi ungkapan syukur sekaligus permohonan kepada Tuhan agar seluruh proses pendidikan selama satu tahun ke depan senantiasa berada dalam penyelenggaraan kasih dan berkat-Nya.
Misa pembukaan tahun ajaran merupakan awala baik bagi kegiatan belajar mengajar di tahun ajaran baru ini. Sekolah-sekolah Yayasan Prayoga Riau dalam kegiatan belajar mengajar tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik namun juga pembentukan iman, karakter, dan nilai-nilai baik. Melalui perayaan Ekaristi, seluruh warga sekolah diajak untuk memulai perjalanan belajar dengan hati yang penuh syukur, semangat, dan pengharapan.
Beberapa sekolah telah melaksanakan Perayaan Ekaristi Pembukaan Tahun Ajaran Baru pada minggu-minggu awal dimulainya kegiatan pembelajaran. SD Santa Maria Pekanbaru melaksanakan misa pada 17 Juli 2026 yang dipimpin oleh Pastor Otto Hasugian. Pada hari yang sama, SMA Santa Maria Pekanbaru juga mengadakan misa pembukaan tahun ajaran yang dipimpin oleh Pastor Riduan.
Sementara itu, pada 21 Juli 2026, seluruh sekolah di Koordinatorat Baganbatu, mulai dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA, mengikuti Perayaan Ekaristi Pembukaan Tahun Ajaran yang dipimpin oleh Pastor Riduan. Perayaan yang diikuti oleh seluruh peserta didik, guru dan tenaga kependidikan.
Dalam homilinya, Pastor Riduan mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan tahun ajaran yang baru sebagai kesempatan untuk semakin bertumbuh dalam tiga nilai utama, yaitu Iman, Harapan, dan Kasih.
Mengenai iman, Pastor Riduan mengingatkan bahwa sebagai orang-orang yang beragama kita semua mengimani Allah yang Esa. Beriman berarti memiliki kepercayaan yang teguh kepada Tuhan dalam setiap langkah kehidupan, termasuk dalam proses belajar dan berkarya di sekolah.
Selanjutnya tentang harapan, Pastor Riduan menegaskan bahwa harapan merupakan kekuatan yang menjaga seseorang untuk terus bangkit menghadapi berbagai tantangan. Beliau menekankan bahwa “Orang yang tidak memiliki harapan akan mudah jatuh dalam keputusasaan.” Oleh karena itu, setiap peserta didik diajak untuk tetap memiliki harapan dan optimisme dalam meraih cita-cita serta menghadapi setiap proses pembelajaran.
Nilai ketiga yang ditekankan adalah kasih. Pastor Riduan mengajak seluruh warga sekolah untuk menghidupi kasih sebagaimana Allah terlebih dahulu mengasihi manusia. Kasih tersebut diwujudkan melalui sikap saling menghargai, saling menolong, serta mengasihi sesama seperti mengasihi diri sendiri. Dengan demikian, sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh persaudaraan bagi seluruh warga sekolah.

Selain di Pekanbaru dan Baganbatu, Perayaan Ekaristi Pembukaan Tahun Ajaran juga telah dilaksanakan di Koordinatorat Dumai pada 13 Juni 2026, Koordinator Santo Yosef Duri pada tanggal 8 Juli 2026. SMP Santa Maria dan juga TK Santa Maria mengadakan Perayaan Ekaristi Pembukaan tahun ajaran baru pada tanggal 24 Juli 2026.
Melalui rangkaian Perayaan Ekaristi Pembukaan Tahun Pelajaran 2026/2027 di berbagai sekolah dan koordinatorat, Yayasan Prayoga Riau meneguhkan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang integral antara karakter yang unggul dan prestasi yang gemilang. Dengan semangat iman, harapan, dan kasih, seluruh warga sekolah diajak untuk bersama-sama membangun budaya belajar yang berkualitas, saling menghargai, serta menjadi pribadi yang mampu membawa terang dan kebaikan bagi Gereja, masyarakat, bangsa, dan dunia.
Semoga Tahun Pelajaran 2026/2027 menjadi tahun yang penuh berkat, menghasilkan generasi yang cerdas, berintegritas, beriman, dan siap menjadi pribadi yang melayani sesama sesuai dengan semangat pendidikan Yayasan Prayoga Riau.







