
Pekanbaru, Mei 2026 – Hari menggembirakan bagi Yayasan Prayoga Riau di mana tiga gedung sekolah baru sudah selesai dibangun dan siap menyambut peserta didik yang sudah lama menanti gedung tersebut. Peresmian dan pemberkatan ini menjadi momentum syukur atas selesainya pembangunan gedung baru sebagai sarana pendidikan yang diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus menjadi tanda kehadiran Gereja dalam pelayanan kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan dimulai pada 28 Mei 2026 di SMP Bintang Laut Bagansiapiapi, dilanjutkan pada 29 Mei 2026 di SD Filius Dei Koordinatorat Dumai, dan ditutup pada 30 Mei 2026 di SD Slamet Riyadi Simpang Bangko. Pemberkatan dan peresmian ketiga gedung sekolah tersebut dipimpin langsung oleh Mgr. Vitus Rubianto Solichin, S.X. Dalam setiap kesempatan tersebut jajaran pengurus Yayasan Prayoga Riau, yaitu RD. Riduan selaku Ketua Pengurus, Dra. Maria Supriati selaku Sekretaris, dan Cindy Angreani selaku Bendahara Yayasan selalu hadir untuk bersyukur, berdoa dan bergembira bersama para murid dan guru di sekolah-sekolah tersebut.
Dalam homilinya, Bapa Uskup menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Yayasan Prayoga Riau atas komitmennya dalam membangun sekolah-sekolah yang representatif dan berkualitas sebagai sarana pendukung proses kegiatan belajar mengajar siswa. Menurut beliau, kehadiran gedung sekolah yang baik akan mendukung kegiatan belajar secara baik dan para siswa akan nyaman berada di dalamnya.
“Pembangunan sekolah-sekolah ini menjadi tanda nyata perhatian Gereja terhadap dunia pendidikan. Pemberkatan sekolah-sekolah ini juga merupakan rahmat tersendiri, terlebih pada Tahun Pendidikan yang sedang dicanangkan oleh Keuskupan Padang,” ungkap Bapa Uskup dalam homilinya.


Penandatanganan Prasasti Peresmian Gedung Baru SD Slamet RiyadiSekolah Merupakan Karya Gereja dalam Bidang Pendidikan
Sementara itu, dalam sambutannya, RD. Riduan menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas rahmat dan penyertaan-Nya sehingga pembangunan sekolah-sekolah tersebut dapat terwujud.
“Kita patut bersyukur kepada Tuhan karena tanpa campur tangan-Nya, pembangunan gedung-gedung sekolah ini mustahil terlaksana. Biaya pembangunan yang besar dapat terpenuhi berkat penyelenggaraan ilahi dan dukungan banyak pihak,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa kehadiran sekolah Katolik tidak dapat dipisahkan dari karya Gereja. Sekolah merupakan salah satu bentuk pelayanan Gereja yang hadir di tengah masyarakat untuk mendidik dan membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan beriman. Peserta didik (siswa) sekolah YPR mayoritas bukan beragama Katolik dan tujuan dibangun sekolah Katolik ialah melayani pendidikan untuk semua orang.
“Ketika sekolah hadir, Gereja juga hadir. Pendidikan adalah bagian penting dari karya Gereja dalam melayani masyarakat. Karena itu, sekolah tidak bisa dilepaskan dari misi Gereja untuk membangun manusia seutuhnya,” tambahnya.
Gedung-gedung baru yang telah diresmikan ini diharapkan mampu menghadirkan suasana belajar yang semakin nyaman dan kondusif. Dengan fasilitas yang lebih baik, para siswa diharapkan semakin bersemangat dalam belajar, sementara para guru semakin termotivasi untuk menjalankan tugas panggilan mereka sebagai pendidik.
Harapannya, para guru yang bekerja, bekerja dengan penuh semangat berlandaskan semangat “cum caritate”. Semoga para guru saat mempersiapkan bahan ajar dan saat mengajar selalu berlandaskan kasih dan dengan tujuan untuk mendidik anak-anak menjadi pribadi-pribadi yang berprestasi gemilang serta memiliki karakter unggul.

Penampilan Menarik Para Siswa
Rangkaian acara peresmian dan pemberkatan di ketiga sekolah juga semakin semarak berkat penampilan para siswa. Setiap penyambutan diisi dengan tarian dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini menjadi salah satu kekayaan budaya yang ada di setiap sekolah dan juga sarana bagi setiap siswa untuk belajar dari suka dan budaya lain. Dengan penuh percaya diri, mereka menampilkan berbagai bakat dan kreativitas, mulai dari tarian daerah, paduan suara, pantomim, hingga dengan berani juga menjadi pembawa acara. Penampilan yang memukau tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para tamu undangan dan menjadi bukti bahwa sekolah-sekolah Yayasan Prayoga Riau tidak hanya berkembang dalam sarana fisik, tetapi juga dalam pembinaan potensi peserta didik.
Melalui peresmian dan pemberkatan gedung sekolah baru ini, Yayasan Prayoga Riau menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang bermutu, membangun generasi yang berprestasi, serta memperkuat peran Gereja dalam melayani masyarakat melalui dunia pendidikan.


