Oleh - olehSenin, 29 Januari 2007
Seluruh orang tua merasakan kebutuhan bahwa dana untuk pendidikan pada masa-masa seperti sekarang sangatlah besar. Beberapa anak kampung yang mendapatkan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) pun harus membeli buku (yang sudah ditentukan), membayar les, kemah, perpisahan atau yang lainnya. Bagi siswa kelas 1, ia harus melunasi uang gedung (untuk swasta) sebelum bisa ikut ujian. Kenyataan ini membuat warga kampung harus pontang-panting mencari uang dan ‘utangan’. Beruntung, koperasi bunga padi RT 48 Kampung Badran cukup terbantu setelah mendapatkan bantuan dana pendidikan dari Yayasan Pondok Rakyat. Koperasi ibu-ibu yang berdiri tiga tahun lalu ini sebelumnya telah berkembang dengan cukup baik, namun dalam pengembangannya mereka memang belum secara khusus memberikan perhatian pada pendidikan anak-anak. selengkapnya » Komentar Terbaru
Pencarian |