Bahasa Indonesia | English | French
 

Oleh - oleh

Rabu, 28 Oktober 2009

Menyenangkan sekaligus terharu bisa berkenalan dengan teman-teman Sanggar Belajar Bumen, Kotagede. Banyak hal yang telah dilalui bersama mereka. Banyak hal yang telah kami dapat dengan kebersamaan selama 7 minggu (semoga, amin).

Hingga akhirnya, pertemuan ke-8 kami menghasilkan sebuah kebersamaan yang semoga tidak bisa terlupakan karena kebersamaan kami juga menghasilkan sebuah karya sederhana tapi keren. Sederhana disini bukan berarti ala kadarnya, tapi berusaha semaksimal mungkin untuk membuat karya tersebut ditengah-tengah kesibukan teman-teman semua.

Sebuah mading yang cukup menggambarkan proses belajar dan kebersamaan kami selama ini. Di atas sebuah kertas manila terpampang sebuah gambar menara Eiffel yang terbuat dari korek api, c’est formidable pour nous. Kemudian disekitarnya, kami tempel beberapa hasil tulisan teman-teman Sanggar Belajar Bumen yang cukup antusias ketika belajar Bahasa Prancis dalam waktu 7 minggu.

 Waktu yang singkat untuk belajar Bahasa Prancis, kami mengalami masa semangat, biasa aja, heboh, bosen, ngantuk, pokoknya perasaan dan mood yang fluktuatif, namun rasa kebersamaan tidak membuat kami semakin melempem (krupuk kali...), karena disela-sela belajar kami juga bercanda, ngrumpi, ngemil, dan bermain. Hehehe J

 Hasil tulisan teman-teman Bumen ditulis di atas kertas lipat berwarna, isinya tentang salutation, se presenter dan fiche d’identité serta tidak lupa dipajang foto-foto kami di bawah sketsa Eiffel (tetep narsis). Kenapa kami memilih menara Eiffel? Karena sudah pasti Eiffel adalah ikon Negara Perancis yang sangat terkenal dan sebagian besar orang juga tahu hal tersebut.

Pertama-tama sketsa Eiffel dengan pensil dibuat oleh teman kami yang bernama Mas Tatang, karena dialah sang juara lukis dari Bumen (lebai…), setelah sketsa dengan pensil selesai teman-teman kelas Bahasa Prancis bersama-sama menempel korek api untuk sketsa timbulnya pada hari Kamis tanggal 20 Agustus 2009. Ada Marwan, Dedy, Mbak Dian, Mbak Ayu, Mbak Apri, Mbak Ida, Mbak Irma, dan teman-teman YPR lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu (piss…).

Merci beaucoup pour tous les amis à Bumen, on va se manquer.

Ini adalah awal dari perkenalan kita teman … Muah…

  -Irma-

Bookmark and Share       versi PDF     versi cetak
 
Warta Kampung Online
Banner WK  lama